Thursday, October 12, 2006

"Superb! call me fragile lipstick! Explosive, but luscious!"

Being a chef, is François Vatel's responsibility..
Being a lyricist, is Björn Dixgård recent profession..
Being a great mother, is Mrs. Tanty's never-ending occupation..
Being a consultant and a lover in a time, are Elizar's new task began last year..

So, where am I belong to ? Where's my vocation?

Sekarang ini, saya sedang mendekati wilayah UNS JUNCTION. Tempat yang indah, sedikit cela, sedikit tekanan, dan penuh kekontrasan yang saya cintai. Perjalanan menuju lokasi tersebut ditempuh dengan gondola berkecepatan knot rendah. It goes with the flow...

Di ujung jalan tersebut terdapat 5 cabang kanal yang harus saya pilih. Sebelum sampai ke sana, saya memilih untuk menjadi sesuatu yang belum jelas, belum matang, harus ditempa dengan besi panas, ataupun diberi SP supaya adonan lebih mengembang. Bisa disandingkan dengan makhluk jadi-jadian yang tidak jelas di mana letaknya. Belum ada status yang pasti dari seorang UNS. Masa lalu dan masa depan selalu menghantui setiap saat. Tak heran seringkali terjadi distraksi dahsyat antar partikel lalu-dan-depan yang tidak mau saling mengalah.

Keegoisan. Kerinduan. Ketenaran. Kesepian. Keriuhan.

Jika gondola (yang notabene terbuat dari kaca..) yang saya naiki melewati lautan partikel tersebut, bisa-bisa tidak ada yang tersisa. Mungkin dapat melebur menjadi suatu zat baru. Siapa yang tahu? Kenapa bisa begitu? Gondola yang saya naiki memang indah, bening, dengan beberapa hiasan pada beberapa spot. Akan tetapi, tetaplah ia berupa kaca. Harus dijaga supaya tetap indah dan tanpa gores. Karenanya, saya berusaha meminimalisasikan kesempatan bagi gondola dan lautan partikel itu untuk bertemu. Reaksi yang meledak-ledak dapat terjadi dari sana. Walaupun tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan dari reaksi tersebut.

Bagaimanapun juga, sampai sekarang saya terus mengendalikan gondola saya dengan seksama.

Gondola yang rapuh, indah, namun dapat menjadi eksplosif.

That's life. It's all seem so perfect right now. It depends on how we could maintain the balance of life. My life is sometimes explosive in time, but then luscious in the other time.

Wednesday, October 11, 2006

ANNABOYS. ANNAGIRLS.

This is one of the strangest dream happened in my life. Mimpinya bersambung gitu, lalu berakhir menjadi 2 bagian yang dipisahkan oleh "pipis session", setelah kebanyakan mereguk air putih kala sahur. Seinget gue sih, berawal dari seorang siswa wanita yang menyamar jadi siswa lelaki di sebuah sekolah menengah atas. Lokasi sekolah tersebut terletak di atas sebuah bukit, dengan pemandangan puri berwarna merah mudah dan peach di kaki bukit. Langit yang lembayung menyambut malam menambah kontras warna puri tersebut, jika dilihat dari rerumputan hijau segar.

Jadi gini lho, shift belajar di sekolah ini dibagi menjadi dua. Pada satu bulan pertama, siswa laki-laki atau disebut juga ANNABOYS, bersekolah di perbukitan hijau dekat puri indah. Sedangkan siswa wanitanya, AKA ANNAGIRLS bersekolah di kota lain. (aneh pisan!! namanya juga mimpi..). Kemudian pada bulan kedua, datanglah ANNAGIRLS untuk menggantikan tempat ANNABOYS bersekolah, dan terus demikian sampai akhir tahun. Nah, tiap akhir semester selalu diadakan acara senang-senang antara ANNAGIRLS+ANNABOYS di sekolah dengan-pemandangan-puri itu. Mm, sebut aja lah.. CASTLEVIEW HIGH SCHOOL.

Untung saja, siswa wanita itu (sebut juga, LENA), hanya terperangkap dalam castleview selama 1 bulan lamanya. Segera setelah rotasi shift ANNAGIRLS berlangsung, dengan piawai, lena menyusup ke dalam gerombolan kaum hawa. Tak kerasa, akhir dari semester telah datang. Pesta yang diramaikan keduapihak ANNA berlangsung meriah. Acara-acara yang berlangsung seperti tarian bersama membuat anggur, lomba cipta rasa keju, dan festival gemericik lautan coklat. Yang membuat terkaget-kaget adalah, lena menemukan teman-teman lamanya yang telah menghilang sejak masa kecilnya. Di pesta akhir semester tersebut mereka berkumpul kembali, mengambil kenang-kenangan bingkai dengan latar puripeach, teman-teman yang berloncatan, serta euphoria kegembiraan dari tawa yang sudah lama tidak didengar lena......................


[sebenarnya mimpi ini berakhir dengan aneh. tapi karna tambah aneh, gak akan gue ceritain di sini. hint : miss annagirls in swimsuit]

[...di mimpi ini gue liat ada gilang dan ario...holla! apakabar ya kira² makhluk itu...]

Sunday, September 24, 2006

nurani-hewani dan insting-manusiawi

Kucing di rumah saya seringkali memperbanyak keturunan tanpa memperluas pergaulan (kucing mana yang bisa?). Wajar kan, hewan memang tidak punya akal untuk memperluas jaringan dengan kucing dari kelurahan tetangga, ataupun nurani untuk memilah pasangan yang tepat!

Bagi sawdara/i yang punya peliharaan di rumah, pastinya pernah lah sesekali menyaksikan proses pembuahan dari si hewan tersebut (dalam kasus saya ya.., kucing!). Enggak jarang toh si kucing asal sabet lawan jenis untuk menghasilkan keturunan. Gak peduli oom, kakek, adek, buset deh, penumpang satu kijang bisa diembat! Jadi, sudah barang tentu jelas, so obvious, bahwa perlakuan seperti itu sangat correlated dengan sesuatu yang bersifat,..kehewan-hewanan. Ah, tindakan yang menyerupai binatang, singkatnya.

Maksudnya apa sih? Saya pribadi sedang merenungi, dan sedikit sedih dengan kondisi manusia belakangan ini. Memang benar makin ke sini budaya manusia makin beradab. Hukum-hukum yang dipasung oleh manusia membuat ruang lingkup perbuatan kita makin manusiawi. . . Tapi, apakah kita sudah jadi manusia? Duh, segitu parahnya ya manusia sekarang ini . . . (dari dulu kali uns? =)

Menurut saya, manusia itu sebenarnya terdiri dari kombinasi 2 zat yang berlawanan. Yaitu, hewan dan malaikat .. (ditambah dengan akal dan nurani tentunya). Jadi, level manusia yang tidak stabil bisa saja membuat kita menjadi turuuun sekali sampai seperti binatang, bahkan menjadi alim ulama bak malaikat. Level kendali sepenuhnya ada di tangan manusia sendiri. Karenanya, perlu disadari sedari sekarang, supaya kita tahu bagaimana cara mengoperasikan si remote control secara optimal.

WWhhAAat?? Pasti gak trima donk kita dikatain kayak binatang. (jangan2 sumpah-serapah antar teman menjadi kenyataan..). Ada beberapa contoh yang bisa membuktikan statement di atas seperti :
1. orang yang bergonta-ganti pasangan
2. orang yang menyabet hak orang lain
3. orang yang membiarkan anaknya menderita (hewan aja gak gitu lho..)
4. orang yang menjajah tempat orang lain

Dari wacana di atas, kita sebagai manusia dihimbau untuk pintar-pintar bisa mengendalikan diri. Supaya posisi kita bisa tetap berada di antara binatang dan malaikat (karna kita manusia, toh?). So so, karena itulah....TUHAN YME menurunkan agama dan kitabnya. Untuk memanusiakan manusia yang bersifat jauh dari manusia. Saya percaya, agama dapat meredam nurani-hewani untuk kembali ke insting-manusiawinya.

Yah, tapi emang mau diapain lagi? saya sebagai pengamat, cuman bisa berdoa supaya negara kita jadi lebih baik. . . . . saya sebagai pengamat, juga ingin mulai menjadi manusia . . yang kemalaikat2an . . . HAHAHA . . . mari kita coba bersama . . .

Wednesday, March 15, 2006

pre! marrital! syndrome!

status yang tidak terelakan bagi setiap manusia sebelum menikah.. mu anak usia 5 tahun, 17 tahun, atau 21 tahun ini...........argh...............

pusing, PMS, naik 1 kilo kemudian turun lagi 1 kilo esok harinya.

im about forgetting the essence of life recently...............oh please help me. i miss those hectic moments in the past 2 semesters..............